27 Maret 2026 11:57 am
.
2 min read
AXIALNEWS.id | Komitmen Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan semakin nyata.
Ia mengungkapkan Pemko Medan akan melakukan pembangunan ulang dan revitalisasi terhadap puluhan Puskesmas dan Puskesmas Pembantu yang ada di Kota Medan.
Hal tersebut disampaikan Rico Waas usai meninjau Puskesmas Rengas Pulau di jalan Marelan V Pasar II Barat, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (26/3/2026).
Dalam kunjungannya itu, Rico Waas didampingi Kadis PKP2R Kota Medan, John Ester Lase, Plt Kadis Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Medan Budi Hariono, Kabag Prokopim Arafat Syam, Camat Medan Marelan Zulkifli S Pulungan, serta Kepala UPT Puskesmas Rengas Pulau, dr Voidance Bakara.
Baca Juga Pemko Medan Raih Penghargaan Implementasi KKPD Terbaik 2023
Saat meninjau satu persatu ruangan, Rico Waas mendapati sejumlah fasilitas yang membutuhkan perbaikan. Selain ruangan yang sempit, sebagian plafon juga sudah ada yang rusak.
Untuk itu, Rico Waas memastikan Puskesmas Rengas Pulau ini menjadi salah satu prioritas utama untuk dibangun ulang. Apalagi Dirinya mengungkapkan bahwa wilayah tersebut memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, sehingga membutuhkan fasilitas kesehatan yang lebih mumpuni, efektif dan efiien.
Baca Juga Dukung Petisi Aksi, NasDem Langkat Apresiasi TNI-Polri
“Kami memastikan Puskesmas Rengas Pulau ini layak untuk dibangun ulang, nanti akan kami sesuaikan dengan ukurannya. Rencananya dalam satu atau dua bulan ke depan, proses pengerjaan sudah bisa dimulai,” kata Rico Waas.
Tidak hanya di Medan Marelan, proyek besar yang akan merubah wajah baru dunia kesehatan di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu rencananya akan dilakukan di 31 fasilitas kesehatan.
“Perbaikan total akan kita lakukan, tiga Puskesmas akan dibangun ulang, ada di Medan Tuntungan, Medan Marelan dan Medan Timur, sedangkan 28 lainnya akan dilakukan revitalisasi termasuk Puskesmas Pembantu,” ujar Rico Waas.
Rico Waas juga menegaskan bahwa inti dari perbaikan fasilitas pelayanan kesehatan ini adalah peningkatan kualitas dari pelayanan kesehatan itu sendiri.
Baca Juga Pawai Taaruf MTQ ke-57 Medan, Cerminkan Keragaman Budaya
“Jangan sampai gedungnya sudah bagus, tapi pelayanannya masih minimal. Artinya pelayanan harus maksimal. Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa dunia kesehatan kita mau berubah menjadi lebih baik, karena ini adalah wajah kesehatan yang mengena langsung ke masyarakat,” tegasnya.
Diakhir, ia menambahkan jangan ada lagi masyarakat yang tertunda atau ditolak saat membutuhkan bantuan medis di Puskesmas.
Reporter: M Alzi
Editor: Eddy
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.